BRT Menjadi Layanan Transportasi Umum Murah dan Nyaman

Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng hadir menjadi jawaban Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menyediakan layanan transportasi umum yang murah dan nyaman. Diluncurkan sejak tahun 2017 hingga saat ini, program yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini mampu menggeser 46 persen orang yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi menjadi penumpang angkutan umum (Trans Jateng)."Saat ini BRT Trans Jateng sudah memiliki enam koridor dengan total 98 armada. Yakni rute Semarang-Bawen, Purwokerto-Purbalingga, Semarang-Kendal, Purworejo-Magelang, Solo-Sragen, dan Semarang-Grobogan." ungkap Kepala Balai Transportasi Jawa Tengah, Joko Setyawan.Sesuai RPJMD yang sudah dicanangkan sampai 2023, BRT Trans Jateng akan ada penambahan satu koridor dari enam koridor dengan membuka pelayanan sebanyak tujuh koridor.Ditambahkannya, program BRT Trans Jateng juga meneguhkan pengarustamaan gender yang semula angkutan lain tidak terlalu memberikan perhatian terhadap perempuan, Trans Jateng justru 75 persen adalah perempuan.Dengan menjada integritas kru, di antaranya adalah disiplin dan jujur menjadi bukti pelayanan prima dari BRT Trans Jateng. Selama ini, ada sekitar 336 barang yang tertinggal berhasil diamankan dan dikembalikan kepada pemiliknya.Kasi Operasional Trans Jateng Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Lambang Kurniawan menuturkan, pihaknya selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan terus melaksanakan evaluasi secara rutin dan pembinaan terhadap kru dan pegawai. Selain membuka kanal-kanal di media sosial dan Lapor Gub, yang menjadi wadah keluhan masyarakat akan segera kami perbaiki. Sehingga kita bisa mencapai pelayanan yang prima dan maksimal kepada masyarakat. (Semarang, 18 April 2022)

Bagikan Berita