Digitalisasi Pemerintahan Jateng Patut di Apresiasi

Transformasi pemerintahan digital di Jawa Tengah dinilai telah berjalan dengan baik, dengan memanfaatkan momentum pandemi Covid-19 sebagai akselerator utama. Bahkan, digitalisasi pemerintahan tidak hanya dilangsungkan pada level provinsi, tetapi juga di tingkat kabupaten dan kota. pernyataan tersebut disampaikan Direktur Aparatur Negara dan Transformasi Birokrasi Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN/Bappenas RI), Prahesti Pandanwangi, saat Monitoring Penerapan Pemerintahan Digital dan Pelayanan Publik Terpadu di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (8/6/2022).Dalam hal penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik alias digital, upaya-upaya yang telah dilakukan Pemprov Jateng patut diaprisiasi, karena menunjukan adanya kerja keras dan sinergi yang solid pada setiap lini pemerintahan. "Bukan main sudah langkahnya. Terlepas dari masih ada yang perlu kita optimalkan. Apa yang sudah ada di Jawa Tengah ini bukan lagi modal dengkul, tapi sudah modal otot," ujar Prahesti.Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh Pemprov Jateng, dinilai telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, responsif, sekaligus menyesuaikan diri dengan kemampuan masyarakat. Hal ini memberi peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan.Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum, menyatakan, digitalisasi tata kelola pemerintahan di Jateng telah dirintis sejak 2014, yakni melalui Goverment Resources Management System (GRMS). "Reformasi birokrasi merupakan salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, sejak awal jabatan, termasuk GRMS ini" ujar Reina. (Semarang, 9 Juni 2022)

Bagikan Berita